Rabu, 31 Desember 2008

Aku Mencintaimu Karena Allah


Cinta... kata yang indah untuk diucapkan, juga indah untuk dirasakan. Dengan cinta, kita merasa dibutuhkan, kita bisa menyayangi dan mengasihi, menjadi lebih bahagia.
Cinta menurut tingkatannya terdiri dari 1) cinta kepada Allah, Rasul dan berjihad dijalan-Nya (ini merupakan tingkatan cinta yang utama), 2) cinta kepada ummat manusia, saudara seiman, 3) cinta kepada suami/isteri, anak, keluarga, harta benda. Batasan cinta dan benci sangatlah tipis. Hendaklah kita menyikapinya dengan wajar dan tidak berlebihan.
Jika kita cinta kepada seseorang, cintailah ia karena Allah dan jika kita membenci sifat buruk/ perilaku seseorang, bencilah karena Allah. Janganlah kita cinta atau benci berlandaskan nafsu semata dan janganlah berlebih-lebihan. Sebab, itu tidak lain adalah tipu daya syetan. Akan tetapi janganlah cinta kepada manusia melebihi cinta kita kepada Allah yang Maha pemberi Kehidupan. Cintai Allah dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Niscaya seluruh penghuni langit dan bumi akan mencintaimu. Jadi kawanku, katakanlah..."Aku mencintaimu karena Allah" karena Allahpun akan mencintaimu dengan cara yang lebih baik dan penuh berkah.

Rabu, 24 Desember 2008

Refleksi Akhir Tahun 2008


Seminggu lagi kita akan meninggalkan tahun 2008, banyak suka dan duka telah menghampiri kita. Dalam kehidupan manusia, ada yang berhasil melesat bagai meteor dan ada pula yang hanya berputar pada porosnya. Semua tergantung pada usaha dan doa kita. Segala bentuk kenikmatan yang kita dapatkan, hendaknya menambah kesyukuran kita atas rahmat Yang Kuasa. Sementara musibah (bencana alam, kematian, kebakaran, kegagalan, sakit, kehilangan, dsb) yang kita alami hendaknya menjadikan kita lebih sabar dan tawakkal dalam menghadapi ujian kehidupan. Kondisi dunia saat ini yang mengalami krisis multidimensi, mengakibatkan terjadinya berbagai macam penyakit sosial di seluruh negara. Dibutuhkan kepemimpinan yang adil dan amanah yang dapat memberikan solusi atas berbagai permasalahan, pemimpin yang mau melayani rakyatnya dalam hal apapun, yang rela berkorban demi rakyatnya, dan menyadari bahwa kelak ia akan dimintai pertanggung jawaban oleh Yang Maha Kuasa. Alangkah indahnya apabila rakyat juga membantu pemimpin untuk mewujudkan hal-hal tersebut; rakyat yang berakhlak mulia, toleransi, mau bekerjasama dan mencintai negerinya. Semoga ditahun-tahun yang akan datang, harapan ini bisa terwujudkan.

"SELAMAT TAHUN BARU 2009"

SELAMAT MENJADIKAN DIRI KITA PRIBADI-PRIBADI YANG LEBIH BAIK DARI TAHUN KEMARIN

Minggu, 21 Desember 2008

Dan Ulat-pun Bertasbih

Assalamu'alaikum...
Alhamdulillah, akhirnya sukses juga membuat blog ini. Yah, walaupun masih seadanya tapi diibaratkan ulat sutera yang yang baru membuat kepompong, dikit-demi dikit lama-lama jadi bukit ( lho?? ) eh bukan deng.. jadi benang sutera yang muahal he..he..
Semoga saja blog ini bisa memuat ide2 kreatif, imajinatif dan inovatif yang bermanfaat.
Kalo ada yang mo kasih komentar ato saran boleh2 aja kok :) Ditunggu ya....
Ok deh, nantikan letupan2 neuronku di episode yang lain.